Tampilkan postingan dengan label mobile phone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mobile phone. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Maret 2012

Blacberry hack

kita mulai:
Jika kita amati bahwa perkembangan sebuah telepon genggam yang sering kita sebut sebagai BLACKBERRY, ternyata dibalik kemewahannya perangkat yang satu ini bisa juga diserang (attack) dengan menggunakan jaringan wireless yang sudah disematkan pada generasi terbaru Blackberry. Dan serangan yang secara umum serangan dilakukan adalah via TCP/IP dengan menggunakan metode “arpspoof dan dnsspoof”.

[Image: diagram1.jpg?w=503&h=423]

Karena menurut beberapa ahli bahwa salah satu kelemahan sekaligus kekuatan Blackberry adalah adanya feature “proxying” yang hampir ada pada setiap device dari RIM ini, yang mana hampir secara keseluruhan layananan Blackberry baik itu e-mail (pushmail), browsing baik dari dan menuju perangkat Blackberry kita melalui server Blackberry (untuk kawasan ASIA PASIFIK) server berada ap.blackberry.com
diagram
OK tidak perlu panjang lebar lagi berikut adalah beberapa metode yang bisa mengakibatkan perangkat kita di “Attack”
1. ARP Spoofing :
Untuk dapat melakukan capture data melalui switches network, slah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan “meracuni/meng-inject” tabel ARP pada perangkat Blackberry yang dikenal sebagai ARP Spoofing yang bisa juga kita sebut sebagai metode ARP poisoning atau ARP poison routing. Tabel ARP inilah yang digunakan perangkat Blackberry kita untuk berkomunikasi dengan netwok device yang lain atau kira2 begini penjelasannya [i][i]“The principle of ARP spoofing is to send fake, or “spoofed”, ARP messages to an Ethernet LAN. Generally, the aim is to associate the “attacker’s” MAC address with the IP address of another node (such as the default gateway). Any traffic meant for that IP sent to the attacker instead. The attacker could the choose to forward the traffic to the actual default gateway (passive sniffing) or modify the data before forwading it (man-in-the-middle-attack). The attacker could also launch a denial-of-service attack againts a victim by associating a nonexistent MAC address to the IP address ofthe victim’s default gateway.
Sebagai contoh, ketika seseorang mencoba untuk mengkoneksikan Blackberrynya ke salah satu wireless access point (WAP) hingga terhubung ke dalam jaringan, dan selanjutnya dengan menggunakan teknik serangn ARP spoofing guna meracuni tabel dalam ARP (internal) yang dimiliki oleh Blackberry, sehingga Blackberry yang telah diracuni berikut dengan server akan mengirim seluruh data dari dan menuju Blackberry yang diracuni melewati Blackberry “attacker” terlebih dulu.
Jika diilustrasikan kira sebagai berikut :

[Image: arpspoof.jpg?w=504&h=423]

arpspoof dengan metode ini ternyata bahwa seluruh aliran data bisa diterima oleh “attacker” terlebih dulu melewati komputer yang telah diatur sebelumnya, dengan menggunakan tool’s Cain Abel yang mana applikasi ini juga secara otomatis menciptakan sertifikat palsu (fake) yang nantinya akan memalsukan sertifikat asli yang digunakan oleh ap.blackberry.com akan tetapi juga harus dingat bahwa seluruh koneksi akan di=”proxy” oleh rcp.ap.blackberry.com dan komunikasi akan menggunakan SSL :

[Image: arpspoof2.jpg?w=504&h=423]

Gambar berikut adalah Proses ARP Spoofing menggunakan “Chain Abel” :


[Image: arpsoof_prc.jpg?w=504&h=416]

arpsoof_prcKemudian attacker dapat meng-capture traffic jaringan untuk analisa lebih lanjut, disamping itu biasanya attacker juga menggunakan program “Whiteshark” untuk menampung data yang akan di dump menggunakan aplikasi lain yang disebut juga SSLdump (SSL traffic decrypt process), metode ini digunakan untuk mengubah data tersebut menjadi “cleartext” dengan menggunakan sertifikat palsu tentunya, berikut sertifikat palsu (fake certificate)

[Image: arpsoof_prc2.jpg?w=504&h=425]

2. DNS Spoofing :
Metode kedua ini dilakukan dengan memanfaatkan topologi (peta/mapping) network model “proxying” yang digunakan Blackberry terhadap rcp.ap.blackberry.com. Dengan cara maka seluruh perangkat Blackberry yang mengunakan jaringan server regional (Asia Pasific) akan mengira bahwa server (WAP=wireless access point) yang telah diset oleh attacker sebagai server regional BIS “DNS Spoofing is the art of making a DNS to point to an another IP that it would be supposed to point to”

[Image: dns_snoof.jpg?w=504&h=423]

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan oleh attacker pertama-tama dengan melakukan spoofing DNS entri dari server DNS (dengan menggunakan WAP, maka akan attacker akan masuk ke server dan menambahkan entri sebagai berikut rcp.ap.blackberry.com yang kemudian akan dikonfigurasi oleh komputer yang telah diset sebelumnya untuk melakukan “capture data, edit, serta manipulasi data”

[Image: dns_snoof2.jpg?w=504&h=430]

Setelah berhasil menambahkan rcp.ap.blackberry.com maka dengan kata lain seluruh blackberry yang terkoneksi ke access point dan DNS tersebut akan dengan sukarela masuk ke dalam komputer attacker dan attacker akan mengkonfigurasi antara blackbery dengan server menggunakan SSL. Akan tetapi jika kita jeli maka jika kita melakukan browsing sementara blackberry kita sudah di “HacK” sebenarnya blackberry kita akan memberikan peringatan seperti ini :

[Image: sentinel.jpg?w=504&h=423]
[Image: sentinel2.jpg?w=504&h=423]

Disini attacker juga harus menggunakan “Stunnel” untuk menghubungkan komputer attcker dengan pengguna blackberry serta server rcp.ap.blackberry.com ini dimaksudkan agar aktifitas blackberry yang di “hack” tetap berlangsung dengan menggunakan SSL tentunya dengan menggunakan sertifikat palsu yang sudah dibuat sebelumnya.
Biasanya Attacker juga menggunakan Blackbag untuk menghubungkan pengguna blackberry ke server sesungguhnya yang telah diubah kedalam “plaintext” kira-kira seperti ini :

[Image: plaintext.jpg?w=504&h=423]

Dan pada akhirnya PIN pengirim sekaligus penerima terkirim plaintext dan memungkinkan attacker untuk mendapatkan informasi baik itu berupa e-mail, browsing, chat dan juga waktu aktifikas pengguna blackberrypun bisa diketahui oleh attacker. PIN yang “tidak dapat diubah” mengakibatkan pemilik PIN aslidapat dengan mudah diserang seperti halnya “denial of service serta abuse” dari attacker atau kira-kira seperti ini “Blackberry PIN is an eight character hexadecimal identification number assigned to each Blackberry device. PINS cannot be changed and are locked to each handset. Blackberrys can message each other using the PIN directly or by using the Blackberry Messenger application”.

[Image: tcp_stream.jpg?w=504&h=423]

CARA MENGAMANKAN BLACKBERRY kita?
 Ada baiknya kita sebagai pengguna Blackberry untuk selalu waspada jika mendapatkan pesan “certificate error” meskipun itu dinyatakan berasal dari rcp.ap.blackberry.com, dan yang pasti jika terhubung dengan jaringan wireless yang telah anda yakini memang aman.

Berikut tools untuk melakukan semua hal diatas :
1. Chain & Abel – http://www.oxid.it/chain.html
2. Definisi ARP spoof – http://wikipedia.org
3. WireShark – http://www.rtfm.com/ssldump/
4. Definisi DNS spoof – http://www.securesphere.net
5. Stunnel – http://stunnel.org
6. Blackbag – http://Matasano.com
7. Blackberry PIN – http://wikipedia.org

semoga bermanfaat

Jumat, 16 Desember 2011

OS Android

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.
Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.
Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).

Sejarah

Kerjasama dengan Android Inc.
Pada Juli 2000, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler. versi android terbaru yaitu versi 3.0. Android juga sudah bergabung dengan beberapa smart mobile seperti Nokia, Sony Ericsson, dan lainnya

2007-2008: Produk awal
Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).
Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat bergerak (mobile) yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.
Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.

Android versi 1.1
Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.


Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

Android versi 1.6 (Donut)

Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.

Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.
Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.

Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)

Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.

Android versi 2.3 (Gingerbread)

Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)

Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei 2011.

Android versi 4.0 (Ice Cream)

Android versi 4.0 akan dirilis akhir tahun 2011.

Selasa, 06 Desember 2011

kode rahasia hp

KODE RAHASIA HANDPHONE

Nokia

1. *#30# : Menampilkan private number yang menghubungi anda.
2. *#73# : Mereset timer dan high score game. (hanya pada ponsel tertentu).
3. *#7780# : Untuk mengembalikan ke settingan pabrik / Soft reset.
4. *#2820# : Alamat IP perangkat Bluetooth.
5. Xx# : Akses cepat ke nomer atau nama pada address book anda.
6. *#0000# : Menampilkan versi resmi ponsel, baris pertama menunjukkan versi softwarenya, lalu baris kedua menampilkan tanggal pembuatan software dan baris ketiga menunjukkan tipe kompresi software yang digunakan.
7. *#9999# : Sebagai alternatif apabila kode *#0000# tidak berfungsi.
8. *#06# : Melihat nomor IMEI ( International Mobile Equipment Identity ).
9. *#21# : Mengecek nomer pengalihan All calls
10. *#43# : Mengecek status Call waiting.
11. *#67705646# : Mengganti operator logo pada 3310 dan 3330,
12. *#746025625# : Menampilkan status SIM Clock. Jika ponsel anda mendukung fitur penghematan energi, akan keluar tulisan SIM Clock Allowed, artinya anda akan mendapat waktu stand by yang lebih.
13. *#92702689# : Menampilkan : 1. Serial Number, 2. Date Made, 3. Purchase date, 4. Date of last repair , 5. Transfer user data. Pada beberapa ponsel setelah menggunakan fitur ini anda harus merestart ponsel.

Sony Ericsson

1. *#06# : Melihat IMEi
2. *#0000# : Mereset kembali ke bahasa Inggris
3. >*<<*<* : Service menu, menampilkan versi software ponsel,. Tekan tombol Yes berulang kali untuk melihat semua data software dan tekan > untk melihat semua teks yang terdapat pada ponsel.
4. <**< : Untuk mengunci SIM Card.

=====================================
PHILIPS SECRET CODES
PHILLIPS:
*#06# -> Displays imei
*#2254*# -> Status Register: C, BS, RR, MMI, CREAT
*#2255*# -> Activate & Deactivate the "DEBUG CALL"-
*#2558*# -> The time in days, hours & minutes you are connected to the net
*#2562*# -> Not Clear; the phone reconnects to the net
*#2565*# -> Not Clear; Warmstart?
*#3333*# -> (NO) BLOCKING - list (15 Items)
*#2377*# -> "BEER": not clear, the phone waits a random time and reconnects to the net,
sometimes the phone makes a reset
*#3377*# -> Init, Flags, SIM LCK
*#3353*# -> Resets the (NO) BLOCKING - list
*#7378*# -> Name, Length, SIM phase
*#7489*# -> SECURITY CODE
*#7693*# -> You can activate & deactivate the SLEEP MODE
(when deactivated the battery will go down)
*#7787*# -> Not clear: SPURIOUS INTERRUPT
*#7948*# -> SWITCH OFF: not clear; it is a timer or something
*#8463*# -> Some information about the SLEEP MODE
Philips Genie (TCD838)
*#2337*# -> Will activate the beep signal when the cellphone reconnected to the net
Service Codes


Alcatel
Master Codes
- 25228352
- 25228353
- 83227423 (TH3/4,BH4,BF5,BG3,BF3/4..)

###337*07# - master reset (with SIM)
###847# - factory reset (with SIM)
###728# - factory reset (with SIM)

Alcatel 835 formating - **0102#



Samsung
*2767*3855# - FULL E2P RESET
*2767*2878# - CUSTOM E2P RESET
#*7337# - UNLOCK
*2767*688# - UNLOCK
*#0523# - CONTRAST
*#9998*523# - CONTRAST
*#8999*8378# - Service Menu (X100)


Philips

#20021208# ok - 630 without SIM (erase flash)
*#7728*# - RSAV DONE
*#3849*# - ??? reboot
*#3851*# - ??? reboot
Philips 568 *01763*737381# - reset


Pantech
*01763*737381# - master reset (user data, user code) without SIM
*01763*8371# - SW version
*01763*6371# - UNLOCK
*01763*3641# - Menu


Panasonic

*01763*737381# - master reset (user data, user code) A100, A101, A102,G50, G51, G70,

GD55..
*369#(*) - MENU

7, 4, 6, menu, menu - lock menu
*#9999# - 5 sec after power on - SW version (GD75, GD67, GD87..)


LG
2945#*# - service menu (code reset)(W3000 G5300 C1200 G7100...)
2945#(*)- hold (LG 500,600)
B1200 *+pwr, 6,6,8 Service Menu
B1300 *+pwr, 1,5,9 Service Menu

Security Removing Code For Lg 8110,8120.
47328545454#
Or
277634#*#


Sony-Ericsson
> * < < * < * - Service menu

< * * < - Lock menu


VK Mobile

*#79# - SW version
*#85*364# (*) - hold menu
855855# without SIM (VG107)
85558555#(*)-hold
4268#(*)-hold (VG207)



Voxtel
0124 - master code
0718#(*)- hold - menu (ST11, SC10, V100 without SIM)
4268#(*)- hold - show code (ST11, SC10 without SIM)
*789(#)- hold - menu (V50, V300, RX100 without SIM)



Motorola
(T190, T191, T205) master code

- 19980722

- 20010903

**********

P2K test menu:
*#06#, menu, menu, 048263*

Test comands:
32*116*1*0*0 - read phone code
32*118*1*0*0 - read security code
18*0 - factory reset, phone code off
18*1 - master reset
54*18*1 - full phone reset
10*0*6 - select 900/1800
32*279*1*0*8 - model
32*383*1*0*0 - flex version

Hard reset MPX200, MPX220 - blue button + power on


Nokia
*#7370925538# (valet code reset) 6230
*#746025625# [*#sim0clock#]
*#92702689# [*#war0anty#]


Fly Bird
S688 - #*301#02# send - with SIM
menu:
7 - 10 - ok,

#*8000#, #*3676# (reboot repair)

V09, S1180 - *, 3 times down, 3 times up - service menu


Enol
*#987*00# - Service menu
*#987*99# - Full reset
*#900# - SW version


Maxon
*#9922# - menu, reset (without SIM)
*#9900# - Software Version
*#9901# - Software Version (PBatch)


S60 Siries (SX1, 6600, N-Gage..)
*#7780# - factory default
*#7370# - full factory defaults (all user data reset)
SX1 formating - * + # + power on
6600 formating - 3 + * + send + power on
Sendo X1 formating - 5 + power on


Mitsubishi
*65512890 (*-hold) format FFS (Eclipse)

* 3926 - (*-hold) test mode

* 5806 - (*-hold) SW version

*(hold) 787090 - trium 320 unlock menu


Huawei (cdma)

MASTER SECURITY CODE
-309296
-3092
-9296


Pantech HX-550C (cdma)

Full reset (phone code reset)- ##03*934#9367*192#397#7412569746 PWR,
after reset - ##27732726 PWR and select "with uim"
=========================================================
Nokia Master Code Calculator, master code buat ngebuka security code
http://filecargo.com/dw.php?id=117898926...ercode.exe
masukan imei, trus keluar dech 10 digit master code nya...
imei 15 digit bisa diliat di belakang casing dibawah battery...
ato dengan menekan *#06#

smoga bisa membantu....